5/01/2009

PENANTI

Kita adalah penanti yang selalu lupa.

Harta dunia tak'kan kita bawa ke pusara abadi.

Kita adalah penanti yang kerap tak menyadari.

Masa merangkak perlahan tapi amat pasti.

Sikap kita sebagai penanti, mengharap setinggi gunung.

Bila tak sampai, menyalahkan Ilahi.

Dosa kita sebagai penanti, bila dikaruniai rahmat,

lupa berterima kasih.

Telah menjadi hukum hidup, dugaan kita adalah menanti.

Karena itu di dalam penantian, jangan lupa sesuatu yang pasti.

Sesuatu yang pasti bernama MATI.

2 komentar:

Anonymous said...

Itulah manusia
=)

Cah Lanang said...

Yup, bener.....

Post a Comment